+62 (0333) 636780Kontak Kami

TERUS MENOREHKAN PRESTASI, MINAK JINGGO POLIWANGI SABET JUARA IOT COMPETITION TINGKAT NASIONAL

Kabar gembira datang dari Tim Minak Jinggo Poliwangi yang mengikuti gelaran PNB IT Competition "The Art of Technology" ke-12 yang berlangsung pada 14 – 16 Oktober sukses menyabet Juara 2 IoT Competition Kategori Umum di Politeknik Negeri Bali (PNB) 2019. Tim Minak Jinggo dari Jurusan Teknik Informatika Poliwangi yang diketuai oleh Velanda Aden, beranggotakan Mirta Joshwanda Dan Muhammad Nabil sukses mempresentasikan Karya IoT nya dihadapan para Dewan Juri.

Karya IoT berjudul "Kang Celo (Kandang Cerdas Lovebird) berbasis Internet of Things" yang diusung Tim Minak Jinggo mendapatkan apresiasi dan masukan positif dari Dewan Juri. Cara kerja Kang Celo adalah dengan mengontrol pola makan dan minum burung lovebird agar tidak kurang dan lebih yang dimonitoring secara real time melalui smartphone sekaligus melatih lovebird agar berkicau ketika akan makan atau minum.

Dewan juri terkesan dengan ide Kang Celo yang memanfaatkan sensor suara dikalibrasi dengan frekuensi tertentu hanya mau mengikuti suara burung lovebird untuk membuka dan menutup katup makanan dan minuman pada kandang.

"Banyak gantangan di Banyuwangi, dda saudara saya senang ikut gantangan, kandang ini dapat dikembangkan untuk diujicoba ke beberapa burung lovebird sehingga nanti dapat dimanfaatkan oleh peternak atau pemilik lovebird melatih burung lovebirdnya untuk berkicau dan juga mengontrol makanan burung sesuai porsi yang tepat, sehingga nantinya jadi sampel serta dengan uji riset yang unik disana dapat diambil kesimpulan yang tajam."Ujar Dewan juri pertama.

*Ket: Gantangan: kontes kicau burung lovebird

Dewan Juri kedua menimpali "Dan Secara teknis monitoring kicauan yang dilakukan dengan memanfaatkan "thingspeak" pada smartphone dapat memberikan informasi yang tepat pada peternak mengenai waktu apakah pemberian pakan burung sudah sesuai apa belum, dengan melihat indikator  kicauan lovebird yang sehat sedikit berbeda dari pemberian pakan berlebihan maka akan berpengaruh pada frekuensi kicauan lovebird". Dewan Juri juga menanyakan kepada tim tentang beberapa fungsi dan kegunaan secara teknis dari beberapa bagian yang ada pada Kang Celo.

Ketua Tim, Velanda Aden, dalam kesempatan wawancara setelah pengumuman kompetisi mengucap syukur bisa membawa tim Minak Jinggo juara 2 dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung lomba tersebut. "Syukur Alhamdulillah, kami persembahkan juara ini kepada Poliwangi, terimakasih kepada pimpinan, Bapak Direktur Son Kuswadi yang memberikan kesempatan kepada tim untuk mengikuti lomba di PNB tersebut, Kepada Pembina Bapak Alfin Hidayat yang dari awal mengarahkan untuk membentuk Tim lomba dan mengawal dari Pembuatan proposal hingga presentasi final IoT Competition hari ini, kepada tim yang sudah bekerja keras menyelesaikan lomba dengan baik, tidak menyangka bisa mendapat juara dua karena melihat finalis tadi dari kampus lain juga bagus-bagus". Ujar Velanda.

"Alhamdulilah ini kesempatan kedua tim, belajar dari pengalaman sebelumnya tahun lalu mengikuti gelaran kompetisi IoT sejenis di UNY Jogja yang mendapatkan juara favorit, tahun 2019 ini bisa mendapat juara 2 di PNB Bali, saya ucapkan selamat kepada tim dan segenap Pimpinan Poliwangi, Jurusan TI Poliwangi, dan Civitas Akademika yang sudah mendukung dalam lomba tersebut, mudah-mudahan bisa memberikan gairah semangat baru bagi Poliwangi untuk terus menorehkan prestasinya di tingkat Nasional, apalagi kami lihat ada Tim dari kampus vokasi lain yang berpatisipasi seperti PNB,PENS, POLINEMA ". Pembina Tim, Alfin Hidayat, menimpali.

Perlu diketahui Poliwangi mengirimkan dua tim di Final dan juara 1 diraih oleh Udayana, dan juara 3 dari Universitas Pendidikan Nasional Denpasar.



  • 18/10/19

  • Diterbitkan: humas

Back to Top
tanggal tidak sama