+62 (0333) 636780Kontak Kami

MENJADI THE BEST TEAM, POLIWANGI BORONG PENGHARGAAN PADA KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL "CREATIVITY STATION 2019"

Creativity Station merupakan salah satu program dari BEE (Beyond Engineering Education) Project. .Program ini di gagas oleh Prof. Young Bong Seo dari Pusan National University Korea. Creativity station 2019 kali ini diselenggarakan di Bandung Jawa Barat dengan menggandeng Telkom University sebagai tuan rumah kegiatan (pada tahun 2018 Poliwangi menjadi tuan rumah). Creativity station ini merupakan suatu kegiatan pengabdian masyarakat yang bertaraf internasional, karena pesertanya terdiri dari mahasiswa mahasiswi teknik dari negara yang berbeda dan dari berbagai jurusan yang bergabung membentuk beberapa tim untuk menemukan permasalahan yang sedang dibutuhkan masyarakat lokal, dan membuat produk sebagai solusi yang dibutuhkan masyarakat, tentunya dengan survey yang tepat sebelumnya.

Sebuah program yang mengaplikasikan ilmu engineering dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.  Sebelum kegiatan, semua peserta mendapatkan design project guidebook sebagai petunjuk. Diawal halaman semua peserta disambut dengan kata pengantar yang menarik "until now, many peoples were thought that engineering difficult and boring because of general prejudice.  But actually engineering is easy and fun in many case.  Our world is already engineered, so we can see the engineering aspect in every where and everytime. And how can we recognize the real taste of engineering?? "

Tahun ini Poliwangi mengirimkan 5 Mahasiswa yang telah lolos seleksi sebelumnya, yang diantaranya adalah Wawan Wardhana (Teknik Sipil), Merlin Dwi Arizka (Teknik Informatika), Bayu Septian Hadinata (Teknik Manufaktur Kapal), Desy Ayu Purwanti (Teknik Sipil), Rizki Abdul Gofur (Teknik Informatika). Wahyu Naris Wari S.T., M.T., Dosen Teknik Sipil yang selama ini menjadi PIC kegiatan Creativity Station dari Poliwangi tahun ini mengajak dua dosen lainnya untuk turut bergabung dalam program tersebut sebagai Manager Team. Yang diantaranya yaitu  Yeddid Yonatan Eka Darma S.T.,M.S (Teknik Manufaktur Kapal) dan Junaedi Adi Prasetyo, S.ST, M.Sc. (Teknik Informatika).

Upacara penutupan menjadi puncak dari kegiatan, disini diumumkan beberapa penghargaan dari hasil kegiatan yang mereka lakukan. Team dibawah bimbingan dosen Poliwangi berhasil meraih sekaligus THE BEST TEAM  1 dan 2. Yaitu team dibawah bimbingan dosen Teknik Sipil Wahyu Naris Wari berhasil meraih penghargaan “The Best Team 1” dengan menghasilkan produk Smart  Cutter and Sealer Table With 3D Printing Mold, dimana alat tersebut mampu mengurangi waktu pengepakan, yang awalanya hanya bisa menghasilkan 1 minggu sekali, kali ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 hari. Serta “ The Best Team 2” dibawah bimbingan Junaedi Adi Prasetyo Dosen Teknik Informatika Poliwangi dengan menghasilkan alat Super Sensor, fungsinya untuk menginformasikan nilai suhu dan humidity di lokasi withering tea lantai 2, informasi dikirimkan secara wireless di lantai 1.

 

Kegiatan ini diawali dengan Director Forum of BEE Reasearch Committee, Pihak BEE mengundang semua Direktur/ Rektor dari Perguruan Tinggi yang Terlibat, Dosen  PIC dari masing masing perguruan tinggi yang tergabung dalam BEE Reasearch Committee, serta pihak pihak yang bekerjasama dalam terselenggaranya kegiatan ini. Yang diantaranya Adi Wijaya (Rektor Telkom University), Dana S Kusumo dan Angga Rusdinar (PIC dari Telkom University), Zainar Arief (Direktur PENS), Eko Henfri Binugroho dan Dwi Kurnia Basuki (PIC dari PENS), Son Kuswadi (Direktur Poliwangi), Wahyu Naris Wari (PIC dari Poliwangi), Dadan Rohdiana (Kepala PPTK Gambung), Jae Weon Choi (ABC dari PNU Korea), Youngbong Seo (ABC, PICEE, BEEBOY, dari PNU Korea), Hyerim Bae (PICEE, dari PNU Korea). Dalam kegiatan Director Forum tersebut terdapat beberapa hal yang menjadi Key Issue yang diantaranya adalah Pembukaan BEE Reasearch Center, membuat START UP Company hasil Creativity Station yang menonjol.

Dilaksanakan mulai tanggal 30 Juli sampai dengan 10 Agustus 2019 di Pabrik Pengolahan teh PPTK (Pusat Penelitian Teh dan Kina) Gambung, Ciwiday, Bandung, Jawa Barat. Dalam waktu sesingkat semua tim sudah harus menyerahkan produk hasil buatan mereka untuk dihibahkan kepada masyarakat. Terdapat 5 steps dalam desain project ini yang diantaranya adalah make the best team, finding local issue, look at problems in different viewpoint, solve local problems (purchasing materials, manufacturing design, making product, and writing product description), organize ideas and share them (possible to continue in the future.

 

Membangun the best team adalah hal yg paling pertama dan utama, terdapat beberapa spesifikasi pembagian tugas dalam team, diantaranya mapper, journalist, designer, scheduler, communicator, and accountant.  Dalam satu tim mereka terdiri bermacam macam engineer (teknik mesin, elektro, sipil, mekatronika, komputer jaringan, informatika, dll) diharapkan mereka semua dapat berkolaborasi untuk membuat sebuah produk yang memang benar benar bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan tag line "creating simplicity" simple idea for small change. Program yang sangat bermanfaat, efektif, dan inspiratif. “Semoga kita bisa terus mengembangkan kegiatan Pendidikan kolaboratif seperti ini, kombinasi kompetitif dan kolaboratif nampaknya cocok untuk Pendidikan masa depan” Ucap Son Kuswadi Direktur Poliwangi yang sangat mendukung program ini.



  • 12/08/19

  • Diterbitkan: humas

Back to Top
tanggal tidak sama