+62 (0333) 636780Kontak Kami

MANFAATKAN LAHAN SEMPIT DAN KOSONG, FORUM KOMUNIKASI BIDIKMISI POLITEKNIK NEGERI BANYUWANGI UBAH JADI TEMPAT BUDIDAYA LELE DENGAN METODE AKUAPONIK

Banyuwangi – Mahasiswa Bidikmisi Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) membudidayakan lele akuaponik. Budidaya lele akuaponik masih jarang di praktek kan oleh kalangan masyarakat di Banyuwangi. Dikalangan masyarakat desa, budidaya lele hanya dilakukan secara biasa dan mereka jarang sekali mengetahui beberapa jenis budidaya lele. Untuk itu melalui Forum Komunikasi Bidikmisi Poliwangi (FORBIMWANGI) budidaya lele akuaponik dikenalkan dan dipraktekkan kepada masyarakat di Desa Gombolirang Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Kegiatan ini dilakukan berawal dari program hibah desa binaan (PHDB) 2019. Program bertema "Bule aku (budidaya lele akuponik) sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat desa gombolirang" tersebut menyasar warga dan karang taruna di desa Gombolirang.

Di mana dalam survey awal, para mahasiswa telah memperoleh informasi bahwa warga masyarakat gombolirang jarang yang mengetahui budidaya lele akuaponik dan karang taruna di desa tersebut masih belum banyak kegiatan yang dilakukan. Hal tersebut mengakibatkan kegiatan yang dilakukan hanya itu itu saja tanpa ada hal yang lain. "Dengan adanya budidaya lele akuaponik ini diharapkan warga masyarakat dan karang taruna di gombolirang dapat mempraktekkannya sekaligus sebagai usaha kecil dan kegiatan yang positif", ujar Uswatun Hasanah ketua tim PHDB.

Warga masyakat dan karang taruna sangatlah antusias dengan diadakannya program ini, karena jarang sekali warga masyarakat yang mempraktekkan budidaya ini. Selain itu hal ini dapat mengakibatkan kegiatan karang taruna semakin banyak dan memiliki nilai lebih.

Setelah kurang lebih 1 minggu persiapan pembuatan kolam dan persiapan lainnya pada tanggal 30 Juni 2019 kegiatan penyuluhan dan pelatihan dilakukan. Dengan mendatangkan Kepala Seksi kesehatan ikan dan lingkungan bapak Agus setio harioso, sp dari Dinas Perikan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi. Semua anggota tim sepakat mendatangkan beliau karena beliau sudah ahli dalam budidaya lele akuaponik sekaligus beliau sudah mempraktekkan budidaya lele tersebut di beberapa tempat.

Bapak Halil, dosen pembimbing sekaligus dosen mahasiswa Agribisnis Poliwangi menambahkan, budidaya lele akuaponik ini sangatlah mudah dilakukan oleh semua kalangan masyarakat selain itu budidaya lele ini juga dapat digunakan sebagai usaha untuk menambah perekonomian warga masyarakat dan dapat digunakan sebagai kegiatan positif untuk karang taruna desa Gombolirang.

Diketahui tim PHDB Forbimwangi ini dilakukan dengan latar belakang prodi mahasiswa yang berbeda-beda. Tim PHDB ini diketuai oleh Uswatun Hasanah (D-4 Agribisnis angkatan 2018), dan beranggotakan Dodik Setiawan (D-4 Agribisnis angkatan 2017), Toni Haikal S (D-3 Teknik Mesin angkatan 2017), Pingky N.A (D-4 Agribisnis angkatan 2018), Erniati (D-4 Agribisnis angkatan 2018), Yuli eka s (D-4 Agribisnis angkatan 2018), Hotim risky a (D-4 Teknologi Pengolahan Hasil Ternak angkatan 2018), Yudik Apriyanto (D-4 Manajemen Bisnis pariwisata angkatan 2017), Andy A.R (D-4 Teknik Manufaktur Kapal angkatan 2018) dan Dewi R (D-3 Teknik Informatika angkatan 2018). Seluruh tim PHDB Forbimwangi dan dosen pembimbing berharap agar program ini dapat berguna dan bermanfaat bagi warga masyarakat  dan karangtaruna di desa Gombolirang kecamatan Kabat Banyuwangi.

 



  • 26/08/19

  • Diterbitkan: humas

Back to Top
tanggal tidak sama