+62 (0333) 636780Kontak Kami

FIBROUS CONCRETE COMPETITION TINGKAT NASIONAL 2015

beton

Mahasiswa Teknik Sipil Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berhasil mengimplementasikan teori dan praktek mata pelajarannya. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan mereka dalam meraih juara 2 lomba National Fibrous Concrete Competition (meran- cang dan merencanakan mix desain Beton) dengan mempertahankan sifat mekaniknya. Lomba ini digelar di Universitas Negeri Malang dan diikuti Perguruan Tinggi se-Indonesia.
Direktur Poliwangi, Ir, H. Asmuji, M.M. memberikan apresiasi terhadap mahasis- wanya yang telah berhasil menjuarai lomba National Fibrous Concrete Competition Tingkat Nasional 2015. Kendati pesertanya berasal dari Politeknik dan Universitas ternama di Indonesia, namun kepercayaan diri mahasiswa Poliwangi dalam lomba sangat luar biasa. "Ini membuktikan meskipun Poliwangi masih tergolong baru namun sudah bisa bersaing dengan perguruan tinggi lainnya," ujar Asmuji.
Sementara itu, Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Sipil, Zulis Erwanto, S.T.,M.T mengatakan keberhasilan mahasiswa Teknik Sipil Poliwangi ini menunjukkan jika proses akademik sudah efektif. Salah satu parameternya adalah lomba ini. Lomba ini tergolong sulit dimana terkonsentrasi pada kuat tekan dan kuat tarik Beton berserat alami. Ada 19 tim dari Perguruan Tinggi se-Indonesia yang ikut dalam seleksi Proposal dan Video, tim Sunrise of Java Program Studi Teknik Sipil Poliwangi mampu menembus 10 besar pada babak final yang akhirnya memperoleh juara 2 mengalahkan 8 finalis perguruan tinggi negeri ternama lainnya di Indonesia, diantaranya ITS (Institut Teknologi Sepuluh November); POLIWANGI (Politeknik Negeri Banyuwangi); UNUD (Universitas Udayana); UNDIP (Universitas Diponegoro); UNES (Universitas Negeri Semarang); PNJ (Politeknik Negeri Jakarta); UNILA (Universitas Negeri Lampung); UBB (Uni- versitas Negeri Bangka Belitung) dan UNEJ (Universitas Negeri Jember).
"Selamat, Semoga ilmunya dapat ditularkan kepada adik-adik angkatan untuk meraih prestasi nasional yang lebih baik lagi dan dapat bersaing di dunia kerja," ujar Zulis.
Pembimbing tim Sunrise Of Java yaitu M Shofi’ul Amin, S.T.,M.T menambahkan bahwa tim Sunrise of Java sudah tampil sangat baik, tim yang beranggotakan Mohammad Zaky Nurrofiqi; Nur Ahmad Deni Rizqi Febrianto; Winahyu Asrining- tyas sudah digembleng dengan praktek dan uji coba. "Juara 2 ini tentunya sangat menggembirakan namun jangan mudah puas akan prestasi yang tercapai karena masih banyak event lain untuk mengukir prestasi kembali," ujar Shofi’ul.(Wen/HR)



  • 15/10/15

  • Diterbitkan: humas

Back to Top
tanggal tidak sama